"FIFA membutuhkan kepemimpinan yang segar dan mundurnya presiden merupakan langkah pertama," kata FFA dalam sebuah pernyataan seperti dimuat
The Guardian (Rabu, 3/6).
FFA menekankan bahwa tantangan yang dihadapi saat ini bukan sedekar pergantian kepemimpinan FIFA, melaikan juga struktur kepemimpimpinan pada semua tingkatan di tubuh FIFA.
"Australia akan tetap menjadi suara aktif dalam forum FIFA dan AFC dalam mempromosikan reformasi pemerintahan dan era baru transparasi," kata pernyataan yang sama.
Diketahui Blatter mengumumkan keputusannya untuk mundur dalam waktu enam bulan ke depan pada Selasa (2/6). Keputusan itu diambil beberapa hari setelah ia terpilih lagi menjadi Presiden FIFA. Pengunduran dirinya itu dilakukan di tengah kasus pemerasan dan pencucian uang yang menjerat sejumlah petinggi FIFA.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: