Putin menilai, motif Amerika Serikat yang memimpin kasus penyelidikan pemerasan, penipuan, dan pencucian uang di dalam tubuh badan sepakbola dunia itu adalah sebagai upaya untuk memblokir Blatter agar tidak terpilih kembali sebagai orang nomor satu di FIFA dalam pemilihan yang rencananya digelar pada Jumat (29/5).
"Terlihat sangat aneh, penangkapan dilakukan atas permintaan pihak Amerika Serikat," kata Putin dalam siaran televisi dalam negerinya (Kamis, 28/5).
"Mereka dituduh melakukan korupsi. Siapa mereka? Pejabat internasional. Saya bisa mengira bahwa seseorang melanggar beberapa aturan. Saya tidak tahu. Tapi yang pasti, itu tidak ada hubungannya dengan Amerika Serikat," sambungnya.
Pernyataan Putin itu dikeluarkan menyusul ketidakhadiran Blatter dalam konferensi medis di Zurich pagi tadi (Kamis, 28/5) sesuai jadwal.
"Pejabat itu bukan warga negara Amerika Serikat. Jika sesuatu terjadi, hal itu tidak terjadi di Amerika Serikat dan tidak ada hubungannya dengan mereka. Ini adalah upaya yang jelas yang dilakukan oleh Amerika Serikat untuk menyebar yuridiksinya untuk negara-negara lain," jelas Putin.
"Amerika Serikat menggunakan metode ini untuk mencapai tujuan mementingkan diri sendiri dan mereka melakukannya secara ilegal," tandasnya seperti dimuat
Daily Mail.
[mel]
BERITA TERKAIT: