Dubes Djauhari Pamer Kuliner Indonesia di Pusat Penghasil Wine dan Champagne Rusia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 25 Mei 2015, 16:22 WIB
Dubes Djauhari Pamer Kuliner Indonesia di Pusat Penghasil Wine dan Champagne Rusia
Dubes Djauhari/net
rmol news logo Duta Besar RI untuk Rusia Djauhari Oratmangun menjadi salah satu pembicara dalam forum kuliner internasional yang digelar oleh International Center of Wine and Gastronomy dan UNWTO di Abrau Durso, Rusia pada tanggal 22 hingga 23 Mei kemarin.

Abrau Durso merupakan pusat penghasil wine dan champagne Rusia yang juga dikenal juga dengan sebutan Sovetskoye Shampanskoye.

Dubes Djauhari dalam acara itu menyampaikan mengenai besarnya potensi kuliner dari berbagai daerah di Indonesia yang beraneka ragam untuk dapat dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata budaya. Ia menyebut bahwa masakan atau kuliner mampu menggambarkan jatidiri dan identitas suatu bangsa di mata masyarakat dunia.

Meskipun beberapa negara Asia lain seperti Tiongkok, Jepang, Thailand, Vietnam, Korea dan juga Malaysia telah lebih dulu melakukan diplomasi budaya melalui kulinernya, namun kata Dubes Djauhari, dengan keragaman yang khas dan unik, kuliner Indonesia tentu dapat bersaing dan memiliki keunggulan tersendiri. Untuk itulah forum kuliner ini menjadi media promosi yang sangat efektif dalam upaya semakin memperkenalkan budaya Indonesia, khususnya di bidang kuliner kepada masyarakat internasional.

Dalam acara yang dihadiri oleh peserta dari Rusia maupun beberapa negara Eropa seperti Belanda, Spanyol, Perancis dan Portugal, dibuka oleh penampilan video sambutan dari Executive Director for Programme and Coordination UNWTO Zoltan Somogyi. Acara kemudian dilanjutkan dengan paparan dari beberapa narasumber antara lain mengenai perkembangan dan potensi wisata gastronomi, serta pengalaman mengembangkan wisata gastronomi di beberapa negara, termasuk di Abrau Durso.

Sementara itu, pada sesi presentasi yang dipandu oleh Presiden International Center of Wine and Gastronomy, Gelibterman Leonid itu turut hadir beberapa narasumber yaitu Executive Director Abrau Durso Slepchenko Petr, Wakil dari Pemda Krasnodar Tolmachev Oleg, pejabat Rosturism Sirchenko Aleksandr, perwakilan dari Tourindustry Rusia Ivanov Valery, Presiden Federasi Restoran dan Hotel Rusia Igor Buharov, Presiden Russia’s Union of Viticulturists and Wine Makers Leonid Popovich, General Director of Center of Abrau Durso’s Wine Tourism Parkhomenko Yulia, Presiden Portuguese Culinary Tourism and Economy Association Jose Borralho, Wakil Direktur RNCC Vriendschap Veenis Marina, dan Dubes RI Moskow, Djauhari Oratmangun.

Seperti rilis KBRI Moscow (Senin, 25/5), Indonesia sendiri menjadi satu-satunya negara Asia yang diundang dalam forum tersebut.

Sebagian peserta forum yang terdiri dari para ahli kuliner, pelaku bisnis gastronomi, kritikus kuliner dan kalangan jurnalis yang baru pertama kali mendengar mengenai Indonesia tampak takjub ketika mengetahui bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau dan keanekaragaman bahasa, etnis, budaya, sejarah serta kuliner. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA