Kata Inspektur Jenderal Malaysia, Khalid Bakar, kuburan massal itu ditemukan di 28 kamp yang diduga digunakan bagi penyelundupan manusia. Kamp tersebut terletak sekitar 500 meter dari perbatasan.
"Operasi yang telah digelar dari 11 Mei hingga 23 Mei menemukan 139 yang kita yakini adalah kuburan," kata Khalid.
Ia menegaskan bahwa lokasi penemuan kuburan massal itu terletak tak jauh dari kuburan massal yang ditemukan di Thailand awal bulan ini.
"Tim pertama kami telah tiba di lokasi pagi ini untuk menggali jasad dari dalam kuburan," tambahnya seperti dimuat
Reuters.
Perdana Menteri Malaysia sendiri telah menyatakan kekhawatirannya atas penemuan kuburan-kuburan massal tersebut di negaranyanya.
"Saya sangat prihatin dengan kuburan ditemukan di tanah Malaysia, konon terhubung dengan orang-penyelundupan," kata Najib Razak dalam pesan yang diposting di Facebook dan Twitter.
"Kami akan menemukan mereka yang bertanggung jawab," tandasnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: