Serang Yaman, Arab Saudi Disebut Boneka AS dan Israel

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 27 Maret 2015, 15:34 WIB
Serang Yaman, Arab Saudi Disebut Boneka AS dan Israel
serangan di yaman/net
rmol news logo Pemimpin kelompok pemerontak Syiah Houthi Yaman, Abdul-Malik al-Houthi menyebut Arab Saudi merupakan boneka yang melayani Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan itu merujuk pada serangan udara yang mulai dilakukan Arab Saudi di Yaman pekan ini.

Pernyataan Abdul Malik itu dibuat dalam sebuah siaran telebisi pada Kamis (26/3). Pernyataan itu sekaligus merupakan reaksi terhadap serangan mematikan yang dilakukan Arab Saudi di Sana'a.

Ia menggarisbawahi bahwa Arab Saudi merupakan boneka pembuangan dari negara adidaya yang menempatkan konspirasi Amerika Serikat dan Israel dalam serangan ke Yaman.

Abdul Malik juga menyebut bahwa plot Amerika Serikat dan Israel di Yaman bertujuan untuk memecah belah dan menghambat keamanan serta kebebasan di negara tersebut.

Ia pun memperingatkan bahwa Arab Saudi akan menghadapi konsekuenasi atas intervensi yang dilakukakan di Yaman.

"Kami akan menghadapi kekuatan kriminal dan alat-alat mereka di negara ini," sebut Abdul Malik seperti dimuat Press TV.  

Diketahui, pesawat-pesawat tempur Saudi mulai membom posisi para pejuang Houthi dan meluncurkan serangan terhadap Bandara Internasional Sana'a dan pangkalan udara Dulaimi Kamis pagi.

Kendati mengklaim menargetkan militan Houthi, namun serangan Arab Saudi di Yaman sejauh ini juga telah merenggut puluhan nyawa warga sipil. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA