Pernyataan Abdul Malik itu dibuat dalam sebuah siaran telebisi pada Kamis (26/3). Pernyataan itu sekaligus merupakan reaksi terhadap serangan mematikan yang dilakukan Arab Saudi di Sana'a.
Ia menggarisbawahi bahwa Arab Saudi merupakan boneka pembuangan dari negara adidaya yang menempatkan konspirasi Amerika Serikat dan Israel dalam serangan ke Yaman.
Abdul Malik juga menyebut bahwa plot Amerika Serikat dan Israel di Yaman bertujuan untuk memecah belah dan menghambat keamanan serta kebebasan di negara tersebut.
Ia pun memperingatkan bahwa Arab Saudi akan menghadapi konsekuenasi atas intervensi yang dilakukakan di Yaman.
"Kami akan menghadapi kekuatan kriminal dan alat-alat mereka di negara ini," sebut Abdul Malik seperti dimuat
Press TV.
Diketahui, pesawat-pesawat tempur Saudi mulai membom posisi para pejuang Houthi dan meluncurkan serangan terhadap Bandara Internasional Sana'a dan pangkalan udara Dulaimi Kamis pagi.
Kendati mengklaim menargetkan militan Houthi, namun serangan Arab Saudi di Yaman sejauh ini juga telah merenggut puluhan nyawa warga sipil.
[mel]
BERITA TERKAIT: