Menurut keterangan Kementerian Pertahanan Belanda, dua orang yang berada dalam helikopter Apache naas tersebut meregang nyawa. Satu orang tewas di lokasi kejadian, sedangkan satu lainnya mengalami luka-luka namun nyawanya tak terselamatkan saat tengah dalam pengobatan di sebuah rumah sakit.
Menurut keterangan Kepala Angkatan Bersenjata Belanda, Gen Tom Middendorp, pesawat itu merupakan bagian dari pasukan dan armada dalam misi Minusma yang bertanggungjawab untuk menjaga perdamaian di wilayah konflik tersebut.
Kesimpulan awal menunjukkan bahwa kecelakaan itu merupakan sebuah kecelakaan. Namun demikian penyebab pasti kecelakaan masih terus diselidiki.
Menanggapi kecelakaan itu, Perdana Menteri Belanda pun ikut angkat bicara.
"Belanda sangat tersentuh dengan kecelakaan ini," kata Rutte seperti dimuat
BBC.
Perlu diketahui, Belanda sendiri memiliki 450 personil meiliter di Mali sebagai bagian dari misi PBB. Sementara itu misi Minusma sendiri mulai mengambil alih tugas keamanan dari Perancis pada tahun 2013 di Mali.
[mel]
BERITA TERKAIT: