Pertempuran intensif kedua belah pihak itu sendiri terjadi di kampung halaman Saddam pada Minggu (15/3) di mana pasukan keamanan Irak berupaya merebut kembali Tikrit dalam waktu 48 jam.
The Guardian pada Senin (16/3) mengabarkan, yang tersisa dari makam Saddam hanyalah semacam tiang-tiang penyangga atap di makam tersebut.
Bukan hanya itu, poster Saddam yang menutupi makam pun tidak lagi terlihat dan diganti dengan bendera ISIS.
"Ini adalah salah satu daerah di mana militan ISIS berkumpul karena makam Saddam ada di sini," kata Kapten Yasser Nu'ma, salah seorang pejabat dengan milisi Syiah.
Ia juga menyebut bahwa militan ISIS membuat jebakan dengan menanam bom di sekitar makam.
ISIS sendiri diketahui telah mengontrol Tikrit sejak Juni lalu. Pada Agustua lalu, makam Saddam Hussein sendiri telah hancur. Namun pejabat setempat menyebut bahwa makam Saddam hanya mengalami kerusakan kecil karena dijarag dan dibakar.
[mel]
BERITA TERKAIT: