
Sekitar 45 orang tewas dalam serangan yang dilakukan oleh sejumlah pria bersenjata di desa Egba, Benue, Nigeria. Di antara para korban tewas, adalah wanita dan anak-anak.
Serangan itu sendiri dilakukan saat subuh atau saat fajar baru menjelang. Para pria bersenjata kabarnya menggunakan senjata api laras panjang.
Seorang petugas polisi setempat bernama Audu Sule mengatakan, di wilayah tersebut memang terjadi konflik antara para gembala dari kelompok etnis Fulani dan petani atas hak penggembalaan.
"Mereka melepas tembakan di desa yang sepi, membunuh pendudukan termasuk wanita dan anak-anak," kata Sule seperti dimuat
BBC (Minggu, 15/3).
Pihak kepolisian setempat lengsung melakukan pemburuan pelaku, namun belum satu pun berhasil ditangkap.
Benue sendiri merupakan wilayah yang memiliki sejarah serangan kekerasan dan pembalasan antara para gembala semi-nomaden dan petani.
Tahun lalu, sedikitnya 100 warga desa tewas di negara bagian Kaduna sentral dalam serangan terkait dengan sengketa antara petani lokal dan para gembala.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: