Menurut keterangan dari juru bicara Pentagon, John Kirby, pasukannya bersama dengan pasukan Irak dan Kurdi baru hanya berhasil mengambil alih sekitar 700 kilometer persegi selama periode serangan beberapa bulan terakhir. Jumlah tersebut hanya sekitar 1 persen dari total wilayah yang diduduki ISIS yakni sekitar 55 ribu kilometer persegi.
"Saya pikir kita semua mengakui bahwa baru presentase kecil dari total (yang bisa diambil alih) saat ini," kata Kirby seperti dimuat
Press TV (Sabtu, 24/1).
Kampanye penggempuran ISIS sendiri diketahui baru dilakukan sekitar awal Juni tahun lalu. Sedangkan serangan yang dipimpin oleh AS dengan serangan udaranya baru dimulai sekitar bulan Agustus.
Kirby menambahkan, sejak serangan dimulai, telah ada sekitar enam ribu pasukan ISIS yang tewas baik di wilayah Irak ataupun Suriah. Jumlah tersebut sekitar 20 hingga 30 persen dari militan ISIS.
Sementara itu menurut catatan dari Syrian Observatory of Human Rights, di Suriah sendiri telah ada sekitar 1.200 militan ISIS yang tewas akibat serangan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat.
[mel]
BERITA TERKAIT: