Pria yang diketahui bernama Abu Anas al-Liby itu meninggal di rumah sakit pada usia 50 tahun. Ia ditangkap dalam penyergapan di Tripoli Libya pada Oktober tahun 2013 lalu karena diduga terlibat dalam penyerangan di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kenya dan Tanzania tahun 1998 lalu.
Liby sendiri sebenarnya telah dijadwalkan akan menjalani persidangan atas serangan yang menewaskan 220 orang itu pada tanggal 12 Januari mendatang.
Liby yang memiliki nama asli Nazih Abdul-Hamed al-Ruqai itu sebelumnya membantah semua tuduhan terorisme yang dilayangkan kepadanya.
Menanggapi kematian Liby, sang istri, Um Abdullah, seperti dimuat
Associated Press (Sabtu, 3/1) menuding pemerintah Amerika Serikat telah melakukan penculikan, penganiayaan dan pembunuhan kepada suaminya yang tidak bersalah. Liby sendiri digua meninggal karena komplikasi setelah melakukan operasi hati.
Setelah penangkapannya, Liby ditahan oleh pasukan komando AS pada tanggal 5 Oktober 2013 dan diinterogasi di sebuah kapal perang AS sebelum akhirnya diserahkan kepada agen FBI.
[mel]
BERITA TERKAIT: