Pria muda yang mengklaim namanya Abu Anwar al-Canadi itu juga menyerukan umat Islam untuk melakukan serangan di wilayah Kanada.
Dalam video enam menit, pemuda itu terlihat berdiri di depan reruntuhan bangunan, dengan masjid di latar belakang.
Dia memberitahu sesamanya warga Kanada bahwa mereka "tidak punya hak untuk hidup dengan selamat dan aman" ketika pemerintah Kanada masih melakukan kekejaman terhadap penganut agama Islam.
Pria dalam video tersebut telah diidentifikasi sebagai John Maguire (24) yang dikabarkan masuk Islam sebelum meninggalkan tanah airnyatahun lalu.
Maguire, yang dikabarkan meninggalkan University of Ottawa sebelum lulus, berbicara dalam bahasa Inggris yang sempurna.
Abu Anwar al-Canadi adalah salah satu dari lusinan warga Kanada yang diperkirakan telah bergabung dengan kelompok-kelompok ekstremis di Irak dan Suriah.
Menteri Keamanan Umum, Steven Blaney, yang telah menyaksikan video itu, mengatakan bahwa terorisme terus menjadi ancaman bagi Kanada.
"Itulah sebabnya kami mengambil bagian dalam koalisi yang saat ini sedang melakukan serangan udara," kata Blaney, seperti dikutip
Reuters."Terorisme masih menjadi ancaman nyata dan serius untuk Kanada, itulah sebabnya mengapa kita harus tetap waspada," tambah dia.
Sementara itu, Kedutaan Besar Kanada di Kairo mengumumkan akan ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut karena masalah keamanan.
[ald]
BERITA TERKAIT: