Ia menilai, SBY merupakan seorang negarawan yang memilki gaya kepemimpinan cenderung aristokrat. Hal itu sesuai dengan latar belakangnya di dunia militer.
"Dari segi persahabatan, SBY telah meletakkan landasan untuk satukan semangat kedua negara. Dalam suatu kesempatan (Perdana Menteri Malaysia) Najib bahkan pernah menyebut SBY sebagai
frienship forever," ujar Zahrain dalam kunjungannya ke redaksi
Rakyat Merdeka Jakarta Selatan beberapa saat lalu (Rabu, 12/11).
Gaya kepemimpinan SBY itu jelas berbeda dengan Joko Widodo ketika memimpin Indonesia saat ini.
"Jokowi
is a simple man," sebutnya.
Menurut Zahrain, Jokowi saat ini sedang melanjutkan tongkat estafet yang telah dibawa oleh SBY untuk melanjutkan pembangunan hubungan bilateral yang baik dengan Indonesia. Hal itu terlihat dari pertemuan awal Jokowi dengan Najib beberapa saat setelah upacara pelantikan.
"Dalam pertemuan, keduanya tampak ada satu
passion untuk mengangkat Indonesia ke tahap yang lebih maju," tandasnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: