Begitu kata Presiden Amerika Serikat Barack Obama dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio di Hartford sebagaimana dilansir
Wall Street Journal (Selasa, 4/11).
Diketahui, pada tahun 1958, di mana Eisenhower yang datang dari Partai Republik memimpin Amerika Serikat, baik kursi Senat maupun Parlemen sebagian besar disabet oleh Republik. Senat Demokrat pada saat itu hanya memperoleh 13 kursi Republik dan dua kursi lainnya di Alaska.
Dalam pemilihan sela tahun ini (Selasa, 4/11), jutaan warga Amerika Serikat menggunakan hak suaranya untuk menentukan partai yang menguasai Senat dan membuka jalan bagi pertarungan pemilihan presiden pada tahun 2016 mendatang.
BBC mengabarkan, Republik yang sudah terlebih dahulu menguasai Parlemen hanya perlu menambah enam kursi agar bisa menguasai Senat. Banyak analis yang memperkirakan Republik akan menang karena popularitas Obama dan Demokrat menurun ke tingkat yang paling rendah sejak ia dipilih menjadi presiden.
Sebelumnya pada Senin (3/11), Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden memperkirakan bahwa Demokrat akan mempertahankan kendalinya di Senat. Perkiraan Biden itu, kata sekretaris pers Gedung Putih Johs Earnest, juga diamini oleh Obama.
[mel]
BERITA TERKAIT: