korban penculikan Boko Haram mengaku terkejut atas pengakuan kelompok
militan tersebut bahwa mereka telah menikahi para gadis.
"Ini telah mengejutkan kami, meskipun kami tahu bahwa Boko Haram bukan
kelompok yang dapat dipercaya," kata Pogo Bitrus, yang empat keponakannya menjadi korban penculikan Boko Haram.
Bitrus mengharapkan kepada pemerintah Nigeria untuk terus meningkatkan upaya dalam membebaskan para siswi yang disandera.
"Kami hanya berharap pemerintah akan meningkatkan upaya apapun untuk
membuat pemberontakan padam. Kami hanya terus berharap bahwa mereka
akan dikembalikan kepada kami," lanjut Bitrus.
Komentar ini muncul setelah sebuah video yang diterima kantor berita
AFP, kemarin (Jumat, 31/10) memuat pengakuan Boko Haram bahwa mereka telah menikahi 219 pelajar perempuan dari sekolah-sekolah di Nigeria yang diculik kelompok mereka pada April lalu.
Dalam video tersebut, pemimpin Boko Haram, Abubakar Shekau, juga membantah klaim pemerintah Nigeria yang mengatakan bahwa pihaknya bersepakat untuk melakukan gencatan senjata.
[wid]
BERITA TERKAIT: