Dalam sebuah sesi tanya jawab selama 30 menit yang digelar di Tsinghua University School of Economics and Management Tiongkok, Mark sepenuhnya menjawab pertanyaan yang dilayangkan kepadanya dengan menggunakan bahasa Mandarin.
Setidaknya itu yang terlihat dalam video yang dipublikasikan oleh Mark dalam akun facebooknya pagi ini (Kamis, 23/10).
Dalam video, dikutip
AsiaOne, Mark menyebut bahwa dirinya masih perlu berlatih agar fasih berbahasa mandarin.
Ketika ditanya oleh salah satu peserta soal alasannya belajar bahasa Mandarin, Mark menyebut dirinya berharap dapat berkomunikasi dengan keluarga sang istri.
Diketahui, istri Mark, Priscilla Chan, adalah wanita keturunan Tiongkok yang memiliki sejumlah kerabat yang hanya bisa berbahasa Mandarin. Dalam belajar bahasa Mandarin, Mark juga turut dibantu oleh sang istri.
Mark juga menyebut, alasan lainnya mengapa ia belajar bahasa Mandarin adalah karena ia ingin belajar lebih soal budaya Tiongkok.
Dalam sesi tanya jawab itu, selain mahasiswa, sejumlah anggota dewan universitas yang juga merupkan pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan juga turut hadir.
Tiongkok sendiri diketahui memiliki populasi pengguna internet terbesar di dunia. Mark telah lama menyatakan keinginannya untuk bisa masuk ke pasar Tiongkok.
[mel]
BERITA TERKAIT: