Kartun kontroversial itu menunjukkan seorang petani dengan seekor sapi mengetuk pintu pintu sebuah ruangan yang diberi label "Elite Space Club". Di dalam ruangan itu ada dua orang yang duduk, salah satunya membaca surat kabar dengan
headline soal keberhasilan India melancarkan misi ke Mars.
Kartun tersebut dilampirkan bersama dengan artikel yang berjudul "India’s Budget Mission to Mars" di surat kabar ternama itu.
Editor halaman editorial
New York Times, Andrew Rosenthal dalam postingan Facebook menyebut bahwa banyak pembaca yang protes dengan kartun itu.
"Tujuan kartunis Heng Kim Song adalah untuk mengangkat bahwa eksplorasi luar angkasa bukan lagi domain ekslusif negara-negara Barat dan kaya," kata Rosenthal dikutip
BBC (Senin, 6/10).
Ia juga menjelaskan bahwa Heng yang berasal dari Singapura menggunakan gambar dan teks dengan cara yang provokatif dengan tujuan untuk membuat pengamatan soal hubungan internasional.
"Kami meminta maaf kepada pembaca yang tersinggung dengan pemilihan gambar dalam kartun ini," sambungnya sambil menambahkan bahwa Heng tidak berupaya untuk meragukan India, pemerintah, ataupun warganya.
Perlu diketahui, India pada bulan lalu berhasul menempatkan robot Mangalyaan ke orbit sekitar Mars. Misi tersebut berhasil dilakukan dengan anggaran sekitar 4.5 triliun rupee atau sekitar 74 juta dolar AS. Hal itu menjadikan misi Mars India menjadikan salah satu misi ruang angkasa termurah yang pernah dijalankan.
Sebelumnya hanya Amerika Serikat, Rusia, dan sejumlah negara Eropa yang telah berhasil mengirimkan misi Mars. Namun India berhasil menjalankan misi serupa dengan biaya lebih rendah dan dalam percobaan pertama, hal yang sebelumnya tidak pernah dicapai bahkan oleh Amerika Serikat dan Rusia.
Mangalyaan sendiri diluncurkan dari pelabuhan antariksa Sriharikota di Teluk Bengal 5 November 2013 lalu dan tiba di Mars kurang dari setahun perjalanan.
Dengan demikian Mangalyaan bergabung dengan empat misi lainnya di sekitar planet yakni tiga misi Amerika Serikat, Maven, Mars Odyssey, dan Mars Reconnaissance Orbiter, dan satu milik Eropa Mars Express.
[mel]
BERITA TERKAIT: