Komite darurat WHO pada Rabu (1/10) merekomendasikan langkah-langkah untuk memperkuat praktek pengendalian serta pencegahan, membangun kapasitas serta pekerja medis, menyediakan alat pelindung di negara-negara yang rentan, terutama negara-negara Afrika.
Langkah pencegahan dinilai harus cepat dilakukan karena kurangnya pencegahan bisa membuat virus dengan mudah menyebar.
Komite juga juga menyerukan untuk meningkatkan kesadaran soal MERS pada para peziarah yang akan datang ke Arab Saudi untuk melakukan perjalan Haji atau berziarah.
"Data saat ini menunjukkan bahwa penularan Mers-CoV bisa musiman, dengan peningkatan yang diprediksi terjadi di musim semi berikutnya," kata komite darurat PBB dalam pernyataan yang dikutip
Asia One.
Virus MERS yang diperkirakan berasal dari unta diketahui telah menewaskan 333 orang dan menginfeksi lebih dari 850 sejak muncul pada tahun 2012 lalu. Tidak seperti Ebola, MERS belum terbukti mampu menular dari manusia ke manusia.
WHO juga menyebut, MERS belum bisa dikatakan virus yang dapat membawa ke dalam keadaan darurat sehingga mengganggu kesehatan publik internasional.
[mel]
BERITA TERKAIT: