
Puluhan politisi dari partai Akbayan Filipina menggelar aksi terkait klaim di wilayah Laut China Selatan di depan kantor konsulat tiongkok di Manila hari ini (Kamis, 2/10). Uniknya, di tengah aksi, mereka juga menyatakan dukungan pada aksi demontrasi pro-demokrasi yang masihberlangsung di Hong Kong sejak pekan lalu menentang keterlibatan lebih Tiongkok pada proses demokrasi yang tengah di bangun.
Dalam aksinya, para demonstan dari Akbayan membawa serta payung kuning yang menyimbolkan perjuangan untuk demokrasi di Hong Kong dan payung hitam yang menyimbolkan praktik demokrasi di wilayah Tiongkok. Mereka juga membawa sejumlah plakat yang menyerukan dukungan bagi Hong Kong, termasuk "Be Strong Hong Kong".
Dalam aksi, pengunjuk rasa meyebut, Tiongkok seharusnya tidak menggunakan kekuatan dalam menyelesaikan sengketa teritorial dengan Filipina di Laut China Selatan. Selain itu mereka menyuarakan dukungan bagi para demonstan di Hong Kong.
ABC mengabarkan, pihak penyelenggara aksi menyerukan kepada warga Filipina untuk memposting foto diri sendiri atau selfie yang menunjukkan bahwa mereka membawa payung sebagai simbol dukungan bagi para demonstan di Hong Kong yang menuntut reformasi pemilu tanpa campur tangan Tiongkok.
Diketahui, Hong Kong merupakan negara yang menampung puluhan ribu warga Filipina yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: