Menurut keterangan dari Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, setidaknya ada lima orang tentara Afghanistan yang terluka dalam serangan tersebut. Taliban sendiri telah mengklaim bertanggungjawab atas aksi tersebut dan mengaku akan terus melanjutkan serangan.
Aksi tersebut merupakan yang keempat kalinya dalam serangan Taliban sejak Ashraf Ghani secara resmi menempati posisi presiden di negara tersebut awal pekan ini.
Diketahui, setelah disumpah menjadi presiden, Ghani segera menandatangani kesepakatan yang mengijinkan pasukan militer Amerika Serikat untuk menetap di Afghanistan setelah akhir tahun ini.
Taliban sendiri, dikabarkan
BBC, menilai pemerintahan yang dipimpin Ghani adalah hal yang telah diatur oleh Amerika Serikat dan berjanji untuk terus melawan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: