Jumlah pengungsi dari Suriah sendiri jumlahnya meningkat hingga mencapai 150 ribu orang dalam beberapa hari terakhir, terlebih setelah militan ISIS yang membawa senjata berat serta tank menduduki kota yang sebelumnya dihuni oleh mayoritas suku Kurdi, Kobani atau yang dikenal juga dengan kota Ayn al Arab.
Parlemen Turki pada Selasa (30/9) juga mengangkat isu soal apakah akan mengirimkan pasukan ke Irak dan Suriah untuk turun tangan melawan ISIS. Perdebatan terkait hal tersebut, dikabarkan
CNN, diperkirakan masih akan terus berlangsung sebelum digelarnya pemungutan suara di parlemen untuk memutuskan kebijakan tersebut.
Turki sebelumnya diketahui telah menawarkan dukungan pada koalisi internasional yang dibangun oleh Amerika Serikat untuk melawan ISIS dengan melancarkan serangan ke basis ISIS bukan hanya di wilayah Irak, tapi juga di wilayah Suriah.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: