Wanita tersebut kini telah dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan. Sedangkan suaminya melarikan diri. Kepolisian Afghanistan pun segera melakukan pengejaran kepada sang suami.
"Sang suami memotong hidung istrinya dengan pisau dapur," kata petugas polisi di Daykundi Afghanistan Muhammad Ali Atai dikutip
BBC (Kamis, 25/9).
Ia menyebut, serangan itu dilakukan oleh suami setelah terjadinya pertengkaran hebat antara pasangan tersebut. Namun demikian ia menolak melansir nama serta identitas lebih lanjut pasangan suami istri itu.
Sementara itu menurut keterangan Departemen Penanganan Wanita Daykundi, Zakia Rizai menyebut bahwa wanita itu sebelumnya juga pernah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga.
"Suaminya adalah orang yang kerap melakukan kekerasan," kata Zakia.
Kasus tersebut menambah panjang daftar kekerasan terhadap wanita yang terjadi di Afghanistan.
Komisi Hak Asasi Manusia tahun lalu menyebut, kekerasan terhadap wanita di Afghanistan meningkat 25 persen dari tahun 2012.
[mel]
BERITA TERKAIT: