"Meskipun siklon tropis bergerak menjauh dari Hong Kong, angin kencang diperkirakan akan bertahan selama beberapa waktu," kata Observatorium Hong Kong dikutip
AFP.
Menurut pernyataan pemerintah, kondisi cuaca yang buruk menyebabkan setidaknya 500 jadwal penerbangan ditunda dan hampir 40 jadwal lainnya terpaksa dibatalkan di bandara internasional Hong Kong.
Topan Kalmaegi yang bergerak dengan kecepatan sekitar 125 kilometer per jam itu telah menumbangkan sejumlah pohon dan membuat beberapa bangunan yang dilaluinya rusak. Sebagian kota Hong Kong mengalami kebanjiran, namun tidak ada laporan tanah longsor.
Setelah bergerak dari Filipina menuju Hong Kong dan Tiongkok, topan tersebut saat ini dikabarkan bergerak menuju bagian utara Vietnam.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: