Jumlah tersebut meningkat tiga kali lipat dari jumlah yang diperkirakan sebelumnya. Sejumlah analis dan pejabat Amerika Serikat sebelumnya memperikarakan ISIS memiliki sekitar 10 ribu militan.
"Jumlah baru ini mencerminkan peningkatan anggota karena rekrutmen yang keras sejak Juni lalu menyusul keberhasilan di medan perang dan deklarasi kekhalifahan, aktifitas yang lebih luas di medan perang serta penambahan intelijen," kata seorang juru bicara CIA pada
CNN pada Kamis (11/9).
Informasi terbaru itu mucul sehari setelah Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyebutkan rencananya untuk membongkar dan menghancurkan ISIS dengan sejumlah cara termasuk mengijinkan serangan udara.
Seorang sumber CIA menyebut, dari total militan ISIS itu, ada lebih dari 15 ribu di antaranya merupakan militan asing yang berasal dari sekitar 80 negara. Dua ribu diantaranya berasal dari negara-negara Barat.
Sumber itu menyebut, perkiraan jumlah militan ISIS itu dilansir setelah Amerika Serikat melakukan penerbangan pengawasan atas Suriah yang dilakukan sebagai upaya untuk mengumpulkan informasi intelijen demi membantu perumusan kebijakan soal apakah perlu melancarkan serangan udara terhadap ISIS.
[mel]
BERITA TERKAIT: