Bukan hanya itu, CDC juga akan kunjungi sejumlah organisasi kesehatan seperti Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat untuk mencari informasi terbaru soal virus Ebola tersebut.
CDC menyebut, ada sekitar 80 warga Taiwan yang saat ini tinggal di Nigeria. Taiwan khawatir warga negaranya ikut terkena virus mematikan yang tengah mewabah di Afrika Barat itu. Karena itu, dengan menggandeng pemerintah, CDC memutuskan untuk melakukan aksi perlindungan dengan mengirimkan dua orang dokter ke Nigeria.
"Kami berencana untuk mengajari mereka informasi dasar mengenai virus Ebola. Khususnya yang perlu diketahui soal bagaimana penularan penyakit dan bagaimana mencegahnya. Selain itu, kami juga akan mendemonstrasikan bagaimana menggunakan pakaian perlindungan yang kita bawa," jelas salah seorang dokter, Lo Yi-chun dikutip
Asia One (Sabtu, 13/8).
Lo menyebut, berbeda dengan negara lainnya di Afrika Barat, penyebaran Ebola di Nigeria masih dapat dikontrol.
[mel]
BERITA TERKAIT: