Kementerian Kehakiman AS menegaskan, mereka yang bertanggung jawab atas perbuatan biadab itu akan dikejar sampai dapat.
Selagi peneliti Inggris bekerja untuk mengidentifikasi militan Islam yang memenggal James Foley, detail-detail dalam rekaman video pembunuhan dapat memberikan petunjuk penting.
Meskipun si pelaku menutup wajah dan tubuhnya dengan hanya mata yang terlihat melalui celah sempit, ada yang masih bisa terdeteksi. Misalnya, warna kulit yang dapat dilihat dari tangan yang tidak tertutup. Selain itu, pelaku juga dapat diduga sebagai kidal.
Tapi petunjuk terbesar terletak pada suaranya, yang menurut para ahli memiliki aksen khas Inggris. Ahli bahasa mengatakan bahwa berdasarkan suaranya, pria itu tampaknya muda, kemungkinan besar di bawah 30 tahun. Dia juga tampaknya telah menjalani pendidikan di Inggris sejak usia muda dan berasal dari Inggris selatan atau London.
Dilaporkan
CNN, Kepolisian Inggris dan aparat intelijen mereka merahasiakan kemajuan upaya mengidentifikasi orang itu.
"Bisa juga mereka sedang berusaha untuk mencocokkan suara pelaku dengan rekaman yang mereka miliki di bank audio, kata analis suara dan pidato di pengadilan Inggris, Elizabeth McClelland.
[ald]
BERITA TERKAIT: