Keluarganya Tewas di Gaza, Pria Belanda Ini Kembalikan Penghargaan Kehormatan dari Israel

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 16 Agustus 2014, 12:44 WIB
Keluarganya Tewas di Gaza, Pria Belanda Ini Kembalikan Penghargaan Kehormatan dari Israel
medali penghargaan dari israel/bbc
rmol news logo Seorang warga negara Belanda, Henk Zanoli mengembalikan penghargaan kehormatan yang pernah didapatkannya dari Israel setelah enam anggota keluarganya ikut tewas dalam konflik yang terjadi di Gaza.

Zanoli yang kini berusia 91 tahun itu diketahui mendapatkan penghargaan kehormatan bernama "Righteous Among the Nations" bersama dengan ibunya pada tahun 2011 lalu. Penghargaan itu diberikan jasanya membantu menyediakan tempat berlindung bagi anak Yahudi semasa rezim Nazi berkuasa tahun 1943 hingga 1945.

Penghargaan semacam itu diberikan Israel kepada orang non-Yahudi yang rela mengambil resiko demi membantu melindungi dan menyelamatkan umat Yahudi pada masa Holocaust.

Namun Zanoli kecewa setelah pesawat F-16 milik Israel menghancurkan rumah milik keponakannya di Gaza dalam pertempuran 20 Juli lalu. Serangan itu menyebabkan seluruh penghuni rumah tewas seketika.

alam surat yang ditulisnya ke Kedutaan Besar Israel di Den Haag. Zanoli menyebut ia tak lagi ingin menyimpan penghargaan kehormatan itu.

"Untuk memegang kehormatan yang diberikan kepada saya oleh Israel di bawah situasi ini akan menjadi penghinaan bagi keluarga saya, empat generasi saya yang kehilangan tidak kurang dari enam anggota keluarga di Gaza," sambungnya dikabarkan BBC (Sabtu, 16/8).

Anggota keluarganya yang tewas merupakan seorang diplomat Belanda yang menikahi seorang ekonom Palestina.

Ia juga mengkritik serangan yang dilancarkan Israel sejak lebih dari sebulan terakhir ke Gaza. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk kejahatan perang dan kejahatan melawan kemanusiaan.

Zanoli mengaku bahwa dirinya terlalu lemah untuk mengembalikan penghargaan secara personal, karena itu ia mengirimkannya melalui Kedutaan Besar Israel. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA