
Menteri Luar Negeri dari negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa segera menggelar pertemuan darurat di Brussel hari ini (Jumat, 15/8). Pertemuan itu dilakukan untuk membahas rencana mempersenjatai kelompok Kurdi Irak agar mampu melawan pemberontaka kelompok militan ISIS.
Pertemuan darurat itu diserukan oleh Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius. Ia mengkritik sikap Uni Eropa yang kurang responsif atas krisis yang terjadi di Irak.
Prancis sendiri diketahui telah mulai memasok senjata bagi orang-orang Kurdi yang mencoba menghentikan serangan kelompok militan yang menggunakan kekerasan untuk mendirikan negara Islam di wilayah Irak dan Suriah.
Pertemuan itu juga digelar menyusul penarikan diri Perdana Menteri Irak Nouri Al-Maliki kemarin (Kamis, 14/8). Pengunduran dirinya semakin melenggangkan jalan wakil ketua parlemen Irak Haider al-Abadi unuk menggantikan posisi Maliki.
Dalam pertemuan itu, dikabarkan
BBC, ada sekitar 20 menteri luar negeri yang akan mendiskusikan soal rencana pengiriman senjata bagi Kurdi.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: