Dalam sebuah peryataan, Menteri Veteran Prancis Kader Arif (Rabu, 13/8) menyebut bahwa pencurian monumen yang berbobot lebih dari satu ton itu merupakan bentuk penghinaan besar terhadap korban perang juga penghinaan terhadap Prancis.
Associated Press mengabarkan, pencurian terjadi ketika Prancis menandari seratus tahun terjadinya Great War.
Polisi segera disiagakan pasca hilangnya monumen setinggi 4 meter pada Selasa malam lalu itu.
Monumen karya pematung Haim Kern yang diresmikan tahun 1998 lalu itu sebelumnya menghiasi dataran tinggi Chemin des Dames, di mana Prancis mengalami kekalahan melawan Jerman.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: