Gencatan senjata terbaru itu berhasil dijalankan atas kerjasama kedua belah pihak yang dicapai semalam dengan bantuan mediasi Mesir.
Menyusul gencatan senjata, Israel kembali kirimkan negosiatornya ke Kairo untuk menggelar pembicaraan demi mencari kesepakatan jangka panjang.
Pasca gencatan senjata terakhir yang berakhir Jumat pekan lalu itu, serangan udara kedua belah pihak menewaskan setidaknya 20 warga Palestina dan melukai dua warga Israel.
Dalam sebuah penyataan, Menteri Luar Negeri Mesir menyebut bahwa kedua belah pihak sepakat menggelar negosiasi tidak langsung untuk bekerjasama melanjutkan perjanjian kerjasama yang komprehensif dan jangka panjang.
Dengan gencatan senjata terbaru itu, dikabarkan
BBC, Sekjen PBB Ban Ki-moon berharao agar kedua belah pihak memiliki kesempatan lain untuk menyelamatkan nyawa warga sipil.
Hingga saat ini sekitar dua ribu warga Palestina terpaksa meregang nyawa akibat serangan udara Israel yang dilancarkan sejak 8 Juli lalu. Sebagian besar di antara korban tewas itu merupakan warga sipil.
[mel]
BERITA TERKAIT: