Malaysia, China, dan Australia Segera Bahas Pencarian MH370

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 09 Agustus 2014, 20:20 WIB
Malaysia, China, dan Australia Segera Bahas Pencarian MH370
malaysia airlines/net
rmol news logo Menteri Transportasi Malaysia, Liow Tiong Lai akan bertolak ke Australia 19 Agustus mendatang untuk bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Warren Truss dan sejumlah pihak terkait untuk membahas soal pencarian fase terbaru pesawat Malaysia Airlines MH370.

Ia juga dijadwalkan mengadiri pertemuan tingkat menteri dengan China dan Australia.

"Setelah lima bulan mencari pesawat yang hilang, kami ingin meyakinkan keluarga terdekat korban MH370 soal komitmen kami mencari pesawat yang hilang," katanya dalam sebuah pernyataan (Sabtu, 9/8).

Ia menegaskan, Malaysia akan bersama dengan Australia dan China sebagai mitra internasional melakukan pencarian di dasar laut Samudera Hindia yang dipimpin oleh perusahaan swasta Fugro Survey Pty Ltd mulai 6 Agustus mendatang.

Dikabarkan NST, Liow menjelaskan bahwa Fugro akan mengerahkan dua kapal yang dilengkapi dengan peralatan untuk melakukan penyisiran bawah laut untuk mencari jejak pesawat yang hilang Maret lalu itu.

Kapal tersebut, jelasnya, akan memindat dasar laut dengan menamfaatkan peralatan canggih sisi scan sonar, gema suara multi-beam, dan kamera video.

Pencarian bawah laut sendiri akan dilakukan di sekitar wilayah perairan seluas 60.000 kilometer persegi.

Malaysia sendiri juga akan mengirimkan kapal survei angkatan laut KD Mutiara dan kapal Royal Malaysia Navy, dan Bunga Mas untuk membantu proses pencarian. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US