"Ketika orang-orang tak bersalah yang tak terhitung jumlahnya menghadapi pembantaian, AS tidak bisa hanya berpaling," kata Obama salam sebuah wawancara dengan New York Times (Sabtu, 9/8).
Hal itu disampaikan Obama setelah beberapa hari lalu ia mengeluarkan putusan untuk mengijinkan serangan udara ke wilayah ISIS dengan alasan perlindungan personil serta warga sipil, serta mengijinkan pemberian bantuan melalui udara bagi warga sipil minoritas yang melarikan diri dari ISIS.
"Dalam beberapa hari terakhir, pasukan teroris mendekati kota (Irbil). Kamis malam, saya menekankan bahwa jika mereka berusaha untuk lebih maju, militer kita akan merespon dengan serangan yang ditargetkan," sambungnya dikutip
BBC.
Namun Obama meastikan bahwa Amerika Serikat tidak akan terlibat lebih jauh dalam perang baru di Irak.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: