Juru Bicara Kementerian Hak Asasi Manusia Irak, Kamil Amin menyebut bahwa para wanita yang diculik berusia di bawah 35 tahun dan diculik dari sebuah sekolah di kota terbesar kedua Irak, Mosul yang diduduki ISIS.
Ia menyebut, pihaknya mendapatkan laporan itu dari keluarga para korban.
Ulah terbaru ISIS itu, dikabarkan Russia Today (Sabtu, 9/8) dilakukan pasca Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke wilayah artileri ISIS.
Diketahui sekitar 50 ribu warga Yazidi terpaksa melarikan diri dari rumahnya di wilayah utara Irak menuju wilayah Sinjai.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: