Dalam sebuah pernyataan, Pentagon menjelaskan pemberian bantuan melalui udara dilakukan oleh sebuah pesawat C-17 dan dua pesawat kargo C-130 yang mengangkut total 72 bundel besar paket bantuan.
Proses pemberian bantuan melalui udara itu dikawal oleh dua pesawat tempur F/A-18 yang dibawa oleh kapal induk USS George HW Bush.
Bantuan dijatuhkan di atas wilayah pegunungan di sekitar kota Sinjar.
BBC menyebut, di tempat itu ada sekitar 50 ribu umat Yazidi yang melarikan diri untuk menghindari ISIS sejak sepekan terakhir.
Bantuan itu diberikan beberapa jam setelah pasukan Amerika Serikat melayangkan serangan udara ke wilayah yang diduduki ISIS. Hal itu dilakukan karena ISIS dinilai mulai bergerak maju menuju ke wilayah Kurdi di Irbil.
Baik proses pemberian bantuan maupun serangan yang dilancarkan pasukan Amerika Serikat itu merupakan tindak lanjut dari keputusan Presiden Barack Obama sehari sebelumnya (Kamis, 7/8).
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: