Ia menjelaskan bahwa masyarakat Palestina di Gaza kehabisan makanan dan lebih dari 100 ribu orang terpaksa mengungsi di sekolah-sekolah yang dijaga oleh pasukan PBB.
"Mayoritas mereka yang tewas di Gaza adalah perempuan, anak-anak, laki-laki yang tidak ada hubungannya dengan pertempuran," katanya dalam sebuah wawancara di Tokyo hari ini (Kamis, 24/7).
Di Tokyo, Amos menghadiri pertemuan PBB untuk membahas pemberian bantuan kemanusiaan di wilayah konflik di Asia.
"Begitu banyak anak-anak telah tewas akibat kekerasan dalam beberapa hari terakhir. Ini adalah situasi yang mengerikan," sambungnya seperti dikutip
Associated Press.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: