Akibatnya, menurut Menteri transportasi Taiwan, sebanyak 47 orang tewas dan 11 lainnya luka-luka dalam penerbangan domestik yang bertolak dari kota Kaohsiung menuju ke kepulauan Penghu itu.
Dikabarkan
BBC, dalam penerbangan itu sendiri ada sebanyak 54 penumpang serta empat kru pesawat.
Pesawat bernomor penerbangan GE2222 itu sempat kehilangan kontak sebelum akhirnya melakukan pendaratan darurat, namun naas, upaya itu gagal akibat cuaca buruk. Pada saat itu diketahui wilayah tersebut sedang dilanda topan Matmo.
Petugas pemadam kebakaran dan sekitar 200 personil militer segera dikerahkan untuk membantu penyelamantan.
Jenderal Manager TransAsia Airways Hsu Yi-Tsung meminta maaf atas kejadian tersebut. Ia berjanji untuk menangani masalah tersebut dengan baik dan menerbangkan keluarga korban ke Magong pagi ini (Kamis, 24/7).
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: