Demi Keamanan, Maskapai Amerika Serikat, dan Eropa Tunda Penerbangan ke Israel

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 23 Juli 2014, 15:33 WIB
Demi Keamanan, Maskapai Amerika Serikat, dan Eropa Tunda Penerbangan ke Israel
net
rmol news logo Sejumlah maskapai penerbangan utama Amerika Serikat dan Eropa memutuskan untuk segera menunja jadwal penerbangan dari dan ke Israel setelah sebuah roket menyerang lokasi di dekat bandara Ben-Gurion pada Rabu (23/7).

Beberapa di antara maskapai penerbangan yang menunda jadwal penerbangannya adalah Lufthansa dan Delta.

Keputusan itu diambil menuyusul peringatan yang dikeluarkan oleh from the Federal Aviation Authority (FAA) pasca sebuah roket jatuh di kota Yehud yang terletak sekitar lime kilometer dari bandara. FFA meminta maskapai penerbangan dari Amerika Serikat tidak terbang dari dan ke Ben Gurion selama periode sekitar 24 jam.

Seruan serupa juga dikeluarkan oleh European Air Safety Agency (EASA) agar maskapai Eropa tidak terbang ke wilayah tersebut sampai pemberitahuan selanjutnya.

Sebelumnya diketahui penerbangan Delta Airlines 468 dari New York menuju Tel Aviv memutuskan untuk berbalik dan terbang ke Paris pada Selasa (22/7). Keputusan diambil dengan alasan keamanan menyusul jatuhnya roket di dekat lokasi bandara. Selain itu pesawat Transaero bernomor penerbangan 311 yang terbang dari Rusia menuju Israel juga memilih untuk berbalik kembali ke Moscow dengan alasan yang sama.

Dengan alasan keamanan, sejumlah maskapai penerbangan Eropa seperti Lufthansa juga memilih melakukan penundaan pelayana selama 36 jam, sementara itu KLM dan Air France juga membatalkan penerbangan ke Tel Aviv.

"Kami membatalkan penerbangan kami ke Tel Aviv sebagai tindakan pencegahan karena kita tidak dapat mengamankan keselamatan penumpang," kata juru bicara KLM, Joyce Veekman dikabarkan Russia Today.

Kendati demikian, FFA sendiri belum mengeluarkan peringatan resmi soal larangan penerbangan di atas wilayah Gaza sekalipun konflik antara Israel dan kelompok Hamas di Gaza belum juga reda. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US