Berdasarkan hasil kalkulasi seperti dikabarkan
Daily Mail (Minggu, 20/7), pengalihan rute penerbangan akan memerlukan waktu tambahan sekitar 45 menit. Dengan demikian perlu ada biaya tambahan bagi bahan bakar, pemeliharaan, bahkan awak kabin yang diperkirakan mencapai total antara 15.500 hingga 18.750 dolar AS.
Angka tersebut muncul berdasarkan pada biaya operasi langsung yang berkisar 25 ribu dolar AS per jam untuk pesawat jenis Boeing 777-220ER. Bila dipukul rata, maka setiap penumpang akan dikenai biaya tambahan sekitar 66 dolar AS untuk penerbangan MH17 tanpa melewati wilayah udara Ukraina.
Sebelumnya telah dikonfirmasi bahwa pasca kecelakaan pesawat di wilayah timur Ukraina yang menewaskan seluruh penumpang serta kru yang berjumlah 298 orang, rute penerbangan di atas wilayah timur Ukraina telah ditutup sampai pemberitahuan selanjutnya.
Salah seorang petinggi penerbangan internasional dari AvLaw International, Ron Bartsch menyebut, menyusul penutupan rute tersebut semua bergantung pada keputusan maskapai untuk mengambil rute apa.
Ia menyerukan pada badan internasional seperti International Air Transport Association untuk memberikan operator penerbangan terkait indikasi terkait tempat-tempat bermasalah.
Bartsch menambahkan, tidak terbang di atas wilayah konflik akan membuat penerbangan komersial membebankan biaya tambahan, karena membutuhkan lebih banyak bahan bakar.
Diketahui, Malaysia Airlines menghindari wilayah udara Ukraina untuk penerbangan MH17 selanjutnya mengingat tragedi naas yang menimpa penerbangan yang sama pekan lalu di mana seluruh penumpang serta kru pesawat menjadi korban tewas. Dalam penerbangan dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur itu pesawat ditembak jatuh di wilayah konflik Donetsk oleh rudal yang diduga dilakukan oleh kelompok pemberontak.
[mel]
BERITA TERKAIT: