Dalam konferensi pers yang digelar di Kuala Lumpur (Sabtu, 19/7) ia menyebut bahwa integritas di lokasi kejadian bisa dikompromikan. Ia juga menyebut bahwa ada indikasi barang bukti penting masih berada di tempat.
Karena itu, dikabarkan
Associated Press, ia menyerukan akses langsung bagi tim Malaysia untuk masuk ke lokasi kejadian dan mengumpulkan jasad para korban serta barang bukti.
"Kami membutuhkan dukungan dari dunia untuk memastikan bahwa situs tersebut tidak dirusak, bahwa kita memiliki akses ke situs," tegasnya.
Liow sendiri terbang ke Ukraina bersama dengan tim dari Malaysia Airlines untuk meninjau lokasi kejadian hari ini.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: