Pasalnya, tindakan tersebut akan melanggar hukum internasional dan tidak relevan dengan investigasi badan-badan internasional yang melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
"Rekamanan penerbangan adalah tanggung jawab International Civil Aviation Organization (ICAO). Itu adalah tanggung jawab dari negara-negara yang memiliki koneksi langsung untuk tragedi ini, Belanda, Malaysia dan negara-negara yang warganya berada di dalam pesawat, dan tentu saja Ukraina," kata Lavrov dikabarkan
Russia Today (Sabtu, 19/7).
Ia juga meminta Dewan Keamanan PBB untuk segera memulai penyelidikan terbuka dan tidak memihak pada kecelakaan pesawat di Ukraina.
"Kami menginginkan pakar internasional untuk datang ke lokasi kecelakaan secepat mungkin dan mengambil rekaman penerbangan segera," lanjutnya
Lavrov juga menegaskan bahwa sekalipun Ukraina mengeluarkan tudingan-tudingan keras, ia menegaskan tidak akan mengambil rekaman penerbangan.
Ia bahkan menyambut baik rencana Presiden Ukraina Petro Poroshenko yang akan membuat komisi khusus untuk menginvestigasi kejadian.
[mel]
BERITA TERKAIT: