Dikabarkan
BBC, Pemerintah Ukraina menyebut, pasukan separatis mencoba menghadang perwakilan internasional untuk melakukan invesigasi di lokasi dan menyebut bahwa mereka memiliki ahli sendiri yang juga bisa melakukan investigasi.
Diketahui, pesawat yang membawa 283 penumpang dan 15 kru itu jatuh di wilayah dekat Donestk yang menjadi lokasi konflik antara separatis dan pemerintah Ukraina. WIlayah itu sendiri telah dididuki dan dikontrol oleh separatis.
Dugaan yang mucul, pesawat jatuh akibat terkena tembakan rudal ketika melintas setinggi 33 ribu kaki di atas wilayah tersebut. Namun pemerintah dan separatis sama-sama menolak bertanggung jawab terlibat dalam kecelakaan itu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: