Politisi Ukraina yang juga adalah penasihat pemerintah di Kiev Anton Gerashchenko menyebut bahwa uang tunai serta perhiasan milik 283 orang penumpang dan 15 kru pesawat yang menjadi korban tewas ketika pesawat di tembak jatuh di dekat wilayah konflik Donetsk itu telah dijarah.
"Saya mendapatkan informasi bahwa teroris pemburu kematian yang mengumpulkan uang tunai dan perhiasan dari penumpang tewas pesawat Boeing juga mengumpulkan kartu kredit korban," kata Gerashchenko seperti dikabarkan
Daily Mail (Jumat, 16/7).
Pesawat yang bertolak dari Amsterdam menuju Kuala Lumput itu jatuh seketika diduga akibat terkena tembakan rudal ketika tengah terbang di ketinggian 33 ribu kaki di atas wilayah timur Ukraina. Baik kelmpok pemberontak maupun pemerintah Ukraina sama-sama menolak disebut terlibat dan justru saling menuding satu sama lain atas kejadian tersebut.
Peristiwa tersebut menarik perhatian internasional bukan hanya karena kasus maskapai Malaysia Airlines belum tuntas dalam kejadian hilangnya MH370 Maret lalu, tapi juga bila terbukti ditembak, maka kasus tersebut menambah panjang daftar penembakan pesawat sipil.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: