Konsuler Indonesia Dino Nurwahyudin menyebutkan, sejauh ini terdapat 12 penumpang asal Indonesia termasuk satu di antaranya adalah bayi yang teridentifikasi ikut dalam penerbangan. Para penumpang tersebut diyakini berasal dari Jakarta, Bali, dan Medan.
"Kami akan memberikan kejasama penuh dan para ahli, termasuk mengirimkan tim identifikasi korban kami untuk mengambil sampel DNA dari korban meninggal," katanya dalam konferensi pers di bandara internasional Kuala Lumpur hari ini (Jumat, 18/7) seperti dikabarkan media setempat
NST.
Ia menjelaskan bahwa kedutaaan telah menerima daftar nama penumpang dan mengkonfirmasi identitas mereka berdasarkan nomor paspor.
"Pemerintah di Jakarta tengah menghubungi keluarga terdekat korban," jelasnya sambil menambahkan bahwa pihaknya bekerjasama dengan Malaysia Airlines untuk memproses keberangkatan keluarga korban ke Malaysia.
Pesawat yang membawa total 283 penumpang dan 15 kru pesawat yang bertolak dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur itu diperkirakan ditembak oleh rudal hingga jatuh pada Kamis (17/7).
[mel]
BERITA TERKAIT: