Militer Thailand Ijinkan Perdana Menteri Terguling Plesiran ke Eropa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 17 Juli 2014, 12:37 WIB
Militer Thailand Ijinkan Perdana Menteri Terguling Plesiran ke Eropa
Yingluck Shinawatra/net
rmol news logo Pemerintah militer Thailand memberikan ijin bagi mantan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra untuk bepergian ke luar negeri pertama kalinya sejak ia digulingkan dari jabatannya Mei lalu.

Juru bicara militer Thailand, Winthai Suvaree menyebut, pihaknya menyetujui permintaan Yingluck untuk meninggalkan Thailand dan melakukan perjalanan ke Eropa pada akhir Juli hingga Agustus.

Dikabarkan Associated Press (Kamis, 17/7), keputusan itu dibuat karena militer menilai bahwa Yingluck telah bekerjasama dan memenuhi tuntutan militer untuk tidak terlibat dalam aktivitas perpolitikan apapun lagi.

Yingluck yang merupakan pemimpin perempuan pertama di Thailand lengser dari kursi Perdana Menteri setelah pengadilan menyatakan ia bersalah atas penyalahgunaan kekuasaan. Keputusan pengadilan itu dibuat setelah unjuk rasa di jalan-jalan Bangkok yang terjadi sejak beberapa bulan sebelmnya menyerukan pergantian pemerintahan.

Beberapa minggu setelah Yingluck lengser, militer Thailand mengambil alih kekuasaan dalam kudeta tak berdarah. Militer berdalih hal itu dilakukan untuk menetralisir keadaan hingga pemerintah yang baru terbentuk. [mel]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA