Kali ini, sanksi yang diterapkan Amerika Serikat menargetkan sejumlah bank utama Rusia, perusahaan alat-alat pertahanan, serta perusahaan energi.
"Kepmimpinan Rusia akan kembali melihat bahwa tindakannya di Ukraina memiliki konsekuensi," kata Presiden Obama seperti dikabarkan
BBC (Kamis, 17/7).
Sedangkan Uni Eropa, pasca pertemuan pemimpin di Brussel, menyebut akan merilis rincian sanksi pada akhir Juli ini. Uni Eropa menegaskan di antara sanksi yang diterapkan adalah penghentian pembiayaan proyek-proyek di Rusia oleh bank-bank investasi Uni Eropa seperti European Investment Bank (EIB) dan European Bank for Reconstruction and Development (EBRD).
Babak baru pemberian sanksi itu secara signifikan memperluas sanksi sebeulnya yang terbatas pada individu-induvidu baik dari pihak Rusia maupun Ukraina.
Menanggapi penambahan sanksi tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut sanksi tersebut akan membuat hubungannya dengan Amerika Serikat semakin memburuk.
Dalam kunjungannya ke Brazil kemarin, Putin menyebut bahwa sanksi yang diberikan memiliki efek bomerang yang berbahaya.
"Tanpa keraguan, mereka akan menekan hubungan Amerika Serikat-Rusia ke akhir yang mematikan dan menyebabkan kerusakan yang sangat serius," tegas Putin.
[mel]
BERITA TERKAIT: