Dikabarkan
Al Jazeera, di antara korban tewas tersebut, tiga di antaranya adalah tentara dan dua lainnya merupakan warga sipil. Sedangkan seorang lainnya ditembak mati saat mencoba melewati serangan itu.
Seorang anggota parlemen yang tengah berada di dalam gedung parlemen dan menyaksikan insiden itu, Abdi Barre mengaku kejadian berlangsung cepat dengan sebuah ledakan besar dari bom mobil bunuh diri.
Kelompok militan yang menentang pemerintahan Somalia, Al-Shabab mengaku bertanggungjawab atas kejadian tersebut.
"Ini adalah serangan kedua kita melawan terhadap gedung palemen dan kita akan melanjutkannya," kata juru bicara kelompok tersebut, Sheikh Abdiaziz Abu Musab.
Sementara itu PBB juga ikut berang atas serangan dari kelompok militan yang berafiliasi dengan Al-Qaeda itu.
"Serangan di palemen Mogadishu tidak masuk akal. Saya mengutuk keras. Kehendak kami adalah untuk membantu Somalia membangun perdamaian bahkan lebih kuat," kata perwakilan khusus PBB untuk Somalia, Nick kay.
Sebelumnya, kelompok Al-Shabab juga melakukan penyerangan di parleman pada Mei lalu.
[mel]
BERITA TERKAIT: