Begitu yang diungkapkan oleh sebuah dokumen yang dilansir oleh
CNN (Kamis, 3/7).
Wanita 19 tahun bernama Shannon Maureen Conley itu sebelumnya mengaku kepada agen FBI bahwa dirinya akan menjadi bagian dari kelompok militan Islamic State in Iraq and Syria (ISIS).
Conley yang merupakan seorang perawat bersertifikat itu semula akan menjadi istri dan seorang perawat di kamp ISIS dekat dengan perbatasan Turki.
Menurut pengaduan pidana, ia diketahui ditangkap di bandara ketika hendak naik pesawat ke Jerman pada 8 April lalu. Dari Jerman ia berencana melanjutkan penerbangan ke Turki dan menunggu kabar agar bisa masuk ke Irak.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.