Menurut keterangan polisi setempat, pria yang diperkirakan berusia 60 tahunan itu masih sempat diselamatkan kendati mengalami luka parah usai melakukan aksi nekadnya itu.
Pria itu kini masih dirawat intensif di rumah sakit terdekat.
Menurut keterangan para saksi mata, sebelum melakukan aksinya, pria itu diketahui memanjat ke atas jembatan pada Minggu siang. Ia kemudian meracau dan mengkritik pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe dengan menggunakan pengeras suara. Ia dikabarkan memprotes rencana pemerintah untuk mengubah konstitusi pasifis Jepang.
Namun kepolisian setempat, seperti dikabarkan
Japan Times, tidak dapat mengkonfirmasi apa yang dibicarakan oleh pria itu.
Petugas polisi dan pemadam kebakaran segera datang ke lokasi dan berupaya membujuk pria tersebut untuk turun. Namun pria itu justru menuangkan cairan yang diduga adalah bensin dan membakar diri.
"Pria itu dilalap api. Petugas pemadam kebakaran segera menyiramkan air dan pria itu jatuh," kata seorang saksi mata, Yamashiro.
Setelah api padam, polisi segera membungkus pria itu dengan selembar plastik biru dan membawanya pergi ke rumah sakit terdekat.
[mel]
BERITA TERKAIT: