Hal itu ditegaskan oleh komisioner ATSB Martin Dolan untuk membantah kabar terakhir yang beredar yang menyebut bahwa pihaknya akan melansir daerah pencarian baru, besok (Rabu, 25/6).
Dolan menjelaskan, analisis data yang relevan terkait pencarian pesawat yang hilang dalam perjalanannya dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada 8 maret lalu itu baru akan rampung minggu ini.
Namun itu bukan berarti bahwa pihaknya akan segera merilis hasil analisa tersebut ke publik. Pihaknya harus melakukan diskusi terlebih dahulu dengan otoritas Malaysia yang bertanggung jawab atas investigasi tersebut.
"Kami sedang menuggu Malaysia untuk memberikan timbal balik pada kami atas itu (analisa)," kata Dolan hari ini (Selasa, 24/6).
Lebih dari tiga bulan setelah hilang, nasib pesawat berjenis Boeing 777 yang mengangkut 239 orang itu belum juga jelas nasibnya.
Seperti dikabarkan
CNN, Dolan menyebut bahwa analisa baru yang didasarkan pada data satelit, radar, serta sejumlah sumber relevan lainnya berpotensi menggeser area pencarian lebih jauh ke wilayah selatan Samudera Hindia.
Fase baru pencarian pesawat tersebut diperkirakan akan kembali dilakukan pada Agustus mendatang.
[mel]
BERITA TERKAIT: