Hal itu merupakan bagian dari rencana perdamaian Poroshenko yang baru menduduki kursi presiden selama tiga minggu terakhir.
Gencatan senjata dilakukan demi meredam selompok separatis pro-Rusia dengan memberikan waktu bagi mereka untuk melucuti senjatanya sendiri dna meninggalkan gedung-gedung yang diduduki.
Gencatan senjata secara resmi dimulai pada hari Jumat pukul 10 malam hingga 27 Juni pukul 10 pagi.
Setelah secara resmi mengumkan gencatan senjata, Poroshenko meluncurkan 15 poin perdamaian untuk mengakhiri konflik yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir itu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: