Hal itu ditegaskan oleh pemimpin militer, Jenderal Prayuth Chan-ocha dalam pidato yang disampaikannya pada Jumat (13/6) melalui saluran televisi.
Secara spesifik, militer mencabut pemberlakuan jam malam di lebih dari 30 provinsi dan kabupaten di Thailand, termasuk sejumlah lokasi wisata seperti Phuket, Pattaya, Krabi, dan Koh Samui.
Namun di ibukota Bangkok, jam malam masih diberlakukan.
Jam malam yang sebelumnya diterapkan oleh militer adalah mulai pukul 10 malam hingga 5 subuh.
Prayuth seperti dikutip
CNN menyebut keputusan tersebut dilakukan untuk memperbaiki situasi wilayah dan meningkatkan pariwisata.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: